Di dalam perdagangan saham atau mata uang dunia dikenal adanya suatu metode untuk meminimalkan resiko kerugian. Untuk mengetahui harga suatu saham atau mata uang akan naik atau mengalami penurunan dikenal memakai 2 analisa pendekatan. Yang pertama adalah secara tehnikal dan kedua analisa fundamental.
Analisa fundamental ini meliputi berbagai berita ekonomi, politik maupun terjadinya bencana, meliputi bencana alam, serangan teroris, dll. yang semua itu bisa mempengaruhi kondisi mata uang suatu negara dan juga pergerakan saham.
Sedang analisa tehnikal lebih menekankan pada hitungan statistik masa lampau dari pergerakan harga saham atau mata uang, hasilnya untuk prediksi harga kedepan. Terdapat banyak analisa tehnikal yang berkembang sekarang ini, namun khusus disini lebih menekankan pada analisa tehnikal yaitu memakai sistem divergence.
Sebelum memulai penjelasan tentang divergence, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu chart secara komplit agar lebih mudah pemahaman divergence.
Terdapat 4 bagian utama dalam penjelasan ini, yaitu:
Setup yaitu 2 atau lebih harga tertinggi atau terendah dihubungkan dengan garis lurus (trendline).
Entry Posisi, hampir sama dengan setup namun apabila trendline ditarik garis lurus terjadi break atau cross hingga harga menjauhi trend, saat terjadi break itu kita masuk posisi trade.
ManageTrade, Adalah sejauh mana harga melaju hingga pada kondisi jenuh sehingga terjadi sideways.
Exit Posisi artinya kita mengakhiri trade.Dengan memakai contoh mata uang, gambar berikut menjelaskan 4 bagian tersebut.